10. Teori Perubahan dan Pengembangan Organisasi
Perubahan dalam organisasi bertujuan untuk meningkatkan efektivitas dan kemampuan organisasi dalam menyesuaikan diri dengan perubahan lingkungan serta perilaku anggota organisasi. Menurut Robbins (2006), perubahan ini dapat dilakukan pada berbagai aspek, seperti struktur, strategi, sistem, teknologi, penataan fisik, dan sumber daya manusia. Pendekatan yang lebih luas dan jangka panjang untuk perubahan disebut pengembangan organisasi, yang bertujuan untuk menggerakkan seluruh organisasi menuju tingkat fungsional yang lebih tinggi (Indrawijaya, 1989).
Grundy (2004:34) dalam buku Sulaksana menjelaskan ada tiga jenis perubahan. Pertama, perubahan bertahap yang halus (smooth incremental change), yaitu perubahan kecil yang terjadi secara berkelanjutan dan tidak terasa tiba-tiba. Kedua, perubahan bertahap yang tidak mulus (bumpy incremental change), yaitu perubahan yang juga bertahap tapi disertai gangguan atau hambatan. Ketiga, perubahan tidak berkesinambungan (discontinuous change), yaitu perubahan besar yang terjadi secara mendadak dan mengubah situasi secara drastis. Selain itu, juga disebutkan tentang restrukturisasi, yang berarti mengatur ulang struktur organisasi, dan inovasi, yang berarti menciptakan sesuatu yang baru atau memperbarui cara lama.
Menurut Robbins (2006:764), ada beberapa faktor yang menyebabkan organisasi melakukan perubahan. Pertama, persaingan, yang bisa datang dari berbagai arah dan bentuk. Kedua, kejutan ekonomi, yaitu perubahan ekonomi yang tidak terduga dapat mempengaruhi dunia usaha. Ketiga, teknologi, yang harus selalu diikuti untuk tetap kompetitif. Keempat, tren sosial, dimana perubahan sosial suatu tempat akan mempengaruhi budaya masyarakat. Terakhir, politik, yang menuntut organisasi untuk menyesuaikan diri dengan perubahan kondisi politik di sekitarnya.
Perubahan organisasi bisa dilakukan dalam beberapa aspek untuk meningkatkan efektivitas dan kemampuan beradaptasi dengan lingkungan. Perubahan struktur mencakup strategi, sistem, teknologi, tata letak fisik, dan sumber daya manusia. Perubahan teknologi melibatkan penggunaan alat, metode, atau peralatan baru, serta otomatisasi. Penataan fisik mencakup pengaturan ulang ruang kerja untuk meningkatkan komunikasi antar karyawan. Perubahan individu mengacu pada perubahan sikap, keterampilan, harapan, persepsi, atau perilaku karyawan, yang bertujuan agar individu dan kelompok dapat bekerja lebih efektif bersama-sama.
Pengembangan organisasi bertujuan untuk menciptakan hubungan yang lebih efektif antara departemen, divisi, dan kelompok kerja dalam organisasi, serta meningkatkan hubungan pribadi yang lebih baik antara manajer dan karyawan di semua jenjang. Pengembangan ini juga bertujuan untuk menghilangkan hambatan komunikasi antara individu dan kelompok, serta mengembangkan iklim organisasi yang ditandai dengan saling percaya dan keterbukaan, yang dapat memotivasi serta menantang anggota untuk lebih berprestasi.
Untuk mencapai tujuan tersebut, diperlukan teknik-teknik khusus seperti sensitivity training, yang fokus pada peningkatan kesadaran individu terhadap perilaku mereka dan dampaknya terhadap orang lain, serta team building, yang bertujuan memperdalam efektivitas dan kepuasan individu dalam kelompok kerja. Survey feedback menggunakan kuesioner untuk mengukur persepsi dan sikap peserta tentang berbagai aspek pekerjaan mereka, sedangkan transactional analysis (TA) berfokus pada gaya komunikasi antar individu. Intergroup activities bertujuan meningkatkan hubungan baik antar kelompok, sementara process consultation melibatkan konsultan yang mengamati dan membantu memperbaiki komunikasi, pengambilan keputusan, gaya kepemimpinan, kerjasama, dan pemecahan konflik dalam organisasi. Third-party peacemaking melibatkan konsultan sebagai pihak ketiga yang menggunakan berbagai metode untuk menengahi dan menyelesaikan konflik antar individu dan kelompok.
Mengacu pada tinjauan penjelasan sebelumnya, perubahan dalam organisasi bertujuan untuk meningkatkan efektivitas dan kemampuan adaptasi terhadap lingkungan serta perilaku anggota. Perubahan tersebut dapat melibatkan restrukturisasi, inovasi, dan berbagai faktor pendorong seperti persaingan, kejutan ekonomi, teknologi, tren sosial, dan politik. Pengembangan organisasi bertujuan untuk meningkatkan hubungan internal, menghilangkan hambatan komunikasi, dan menciptakan iklim organisasi yang positif. Untuk mencapai tujuan tersebut, diperlukan teknik-teknik khusus seperti sensitivity training, team building, survey feedback, transactional analysis, intergroup activities, process consultation, dan third-party peacemaking. Dengan demikian, perubahan dan pengembangan organisasi menjadi strategis untuk mencapai tingkat fungsional yang lebih tinggi dan meningkatkan kinerja secara keseluruhan.
Sebagai contoh studi kasus, pada tanggal 9 Oktober 2012, Menteri Perdagangan Gita Wirjawan mengumumkan pencanangan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (ZI-WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di Kementerian Perdagangan. Ini menunjukkan komitmen pimpinan dan seluruh pegawai kementerian untuk menciptakan lingkungan kerja yang berintegritas dan bebas korupsi. Deklarasi ini didukung dengan penandatanganan nota oleh Menteri Perdagangan dan disaksikan oleh berbagai pejabat tinggi, termasuk Menteri PAN dan RB, Kepala BPKP, Wakil Ketua Ombudsman, Ketua Forum Bersama APIP, serta pejabat KPK. Langkah ini merupakan implementasi dari Instruksi Presiden No. 5 Tahun 2004 tentang percepatan pemberantasan korupsi dan sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2010-2014 yang menekankan reformasi birokrasi. Untuk meraih predikat wilayah bebas korupsi, Kementerian Perdagangan telah menerapkan program Wilayah Tertib Administrasi (WTA), yang meliputi pelaksanaan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), pengelolaan sumber daya manusia dan tata laksana sesuai dengan arahan Kementerian PAN dan RB, serta pengelolaan keuangan dan barang milik negara sesuai Sistem Akuntansi Pemerintah (SAP).
Referensi:
https://repository.penerbitwidina.com/publications/360051/perubahan-dan-
pengembangan-organisasi
http://eprints.unm.ac.id/22577/5/Buku%20Pengembangan%20dan%20Perubahan%20
Organisasi.pdf
https://repository.unmul.ac.id/bitstream/handle/123456789/42352/File%20Buku%20
Pengembangan%20dan%20Perubahan%20Organisasi.pdf?sequence=1
http://repository.lppm.unila.ac.id/23415/1/Soft%20File%20Buku%20Ajar%20PERIL
AKU%20%26%20PENGEMBANGAN%20ORGANISASI.pdf
Komentar
Posting Komentar